Berlembar-lembar ku biakkan kata. Kuhimpun berjuta kata dalam angan. Ku rangkai menjadi untaian kata nan indah.
Tapi saat ku persembahkan untukmu, angin menghempaskannya. Menuju bintang dan mengejarnya. Tiba-tiba ingin ku ambil kembali dan ku kubur dalam diam.
Terhanyut aku dalam kelam senja, dalam senyap hujan. Terdengar deras arus sungai air mata. Yang tak dapat ku tahan dan perlahan. Keluar menggenan di wajahku.
- Akhir Oktober 2018
0 komentar:
Posting Komentar