Minggu, 02 Agustus 2026

Membersamai Singa Kembali

Beberapa hari yang lalu, aku dihubungi oleh Sam Barok untuk terlibat dalam organisasi Aremania Utas. Hmm Arema lagi. Sejujurnya aku mulai tidak tertarik lagi dengan Arema pasca tragedi Kanjuruhan. Kehilangan ghirah. Lebih baik menyibukkan diri dengan hal lainnya.

Tapi setelah berpikir dengan setengah matang, nampaknya menarik untuk dicoba. Membuka pergaulan baru, suasana baru, atau barangkali bisa menumbuhkan kembali ghirah ber-Arema. 

Toh aku tidak ada kesibukan lain, selain mengerjakan tesis, menjalankan Ruang Nalar, dan hal buang-buang waktu lainnya.

Aku ditempatkan di Divisi Keolahragaan, dibawah naungan Presidium Bidang 3, Sam Riki. Bukan basic ku, tapi bolehlah dicoba terlebih dahulu.

Saat pelantikan di Cemara Ballroom, Singosari, ada beberapa momen yang menurutku patut untuk diabadikan.

Pertama, setelah sekian lama, akhirnya mendengarkan kembali, bahkan bernyanyi bersama, lagu anthem Aremania, yakni Malang Tanah Kejayaan. Lagu yang selalu kuputar di komisariat saat awal-awal purna dari pimpinan. Entah mengapa, setiap mendengarkan lagu ini, rasa cinta terhadap Malang semakin bertambah. Entah ya.

Kedua, baru pertama kali bertemu dengan Bung Ovan Tobing, salah satu sesepuh Arema yang masih hidup. Setelah mendengar pidatonya, aku merasa bahwa beliau adalah salah satu orator handal. Diksi yang beliau pilih sungguh menggelegar. Membuat jiwa singa-singa seolah mengaum kembali. Serius, orasinya begitu sangar. Semoga panjang umur, Bung.

Aremania utas


Share:

0 komentar:

Posting Komentar