Rabu, 05 Agustus 2026

Ujian Untuk Musiknisasi

Baru saja pulang dari rapat di Sekretariat Aremania Utas. Iseng buka dashboard Musiknisasi. Biasa, cek statistik. Apakah mulai naik, cenderung stabil, atau bagaimana?

Tak lupa membuka Google Search Console. Untuk memastikan semua tulisan terbaru ter-index Google. Beberapa hari kebelakang memang sedikit menulis tentang lagu-lagu terpopuler dari beberapa band punk, terkhusus di tahun 2026. Parameternya sederhana, tayangan Youtube dan Spotify. Dan band-band yang ku ulas juga band favorit, ada Rebellion Rose, MCPR, dan Romi and The Jahats.

Beberapa menit kemudian, blog terkunci. Diduga melanggar kebijakan Blogger. Jujur kaget. Baru pertama kali mengalami masalah seperti ini. Terlebih sebulan yang lalu udah terlanjut beli domain untuk menghidupkan kembali Musiknisasi dari hiatus sepuluh tahun. Belum lagi beli followers untuk menghidupkan halaman Facebook Musiknisasi.

Memang apa yang dilanggar? Perasaan tulisannya biasa saja. Tidak mengandung pornografi, atau kekerasan. Kupikir-pikir, mungkin permasalahan hak cipta. Setelah membaca sana-sini, iya, lirik bahkan chord lagu ternyata mengandung hak cipta. Dan banyak tulisan di Musiknisasi sepuluh tahun yang lalu seputar itu. 

Padahal lagi semangat-semangatnya menghidupkan kembali, eh malah kena blokir. Walaupun ada kesempatan banding sih, tapi ga terlalu banyak berharap. Kalaupun lolos, ya alhamdulillah. Kalau ngga, mungkin waktunya fokus mengerjakan tesis dan project Ruang Nalar. 

Sejujurnya yang bikin penasaran, Musiknisasi terkunci karena ada yang melaporkan, atau memang sistem Google dapat menjelajah sampai sejauh itu. Karena beberapa hari ini, cukup rutin sih blog walking dan meninggalkan spam backlink haha. 



Share:

0 komentar:

Posting Komentar