Saturday, 30 December 2017

Bendera Damai

Aku menjelma ke sudut ramai. Menyelinap ke sebuah lambai. Berharap menemukan damai.  Yang aku namai persis namamu. Sore itu kita pernah begitu saling mengenal. Sore itu kita berbagi kisah hingga terpingkal. Bahkan sempat-sempatnya kita menertawai luka berdua. Kita pernah saling memuji. Dan...
Share:

Thursday, 28 December 2017

Jangan Dibangunkan

Kau sendiri. Hanya ada tembok dingin dan lampu redup. Ada ribuan suara yang ingin didengar. Mereka berbisik-bisik dan menanyakan banyak hal. Mereka berdesak-desakan. Dan kau amat marah. Ingin menghentikan suara-suara bising itu Sayangnya kau lelah, kehabisan tenaga. Tak ada satu katapun yang...
Share:

Monday, 25 December 2017

Rumah

Pulanglah untuk menenangkan pikiran. Pulanglah untuk menyembuhkan rindu. Pulanglah untuk sekedar menengok rumahmu. Kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi. Perihal masa depan, siapa yang tau? Ada yang pulang dengan hati utuh. Kemudian pergi lagi. Lalu pulang kembali dengan separuh hati. Siapa...
Share:

Thursday, 21 December 2017

Desember Palsu

Tidak ada lagi hujan bulan Desember yang sehangat dulu. Yang ada hanyalah dingin dan sepi yang begitu panjang dan menikam.  Tidak ada lagi secangkir kopi yang menagih diantara senja dan burung yang menari. Yang ada hanyalah secangkir teh yang bahkan enggan kusesapi. Tidak ada lagi peluk yang...
Share:

Pulau Dewata

Aku ingin beritahu sebuah cerita.  Tentang hidupku yang hampir malam. Yang baru saja berpapasan dengan senja. Mungkin hari itu melelahkan. Rambut hitam menyerap matahari. Pilu yang terserap tekad. Namun langit telah menjadi saksi. Warna yang ia berikan adalah sebuah tanda. Bahwa hidup akan...
Share:

Sunday, 17 December 2017

Bunga Dandelion

Kukatakan kepadamu, dengarkan baik-baik.  Jadilah seperti bunga dandelion! Dandelion tidak pernah membenci angin yang selalu menggugurkannya dan membawa serpihan kecil bunganya terbang tinggi ke angkasa. Terbawa kemanapun sampai angin menyinggahkannya di satu tempat. Di tanah yang gersang, tepi...
Share:

Friday, 15 December 2017

Kehampaan Tanpa Batas

DIsatu waktu aku pergi berjalan. Diantara mereka para manusia yang berbahagia. Diantara mereka yang sibuk berbicara. Diantara mereka yang berfoto-foto bersama. Dan diantara mereka yang saling melepas rindu. Aku dan kedua bola mataku melihat semuanya. Meski dibantu lensa tebal aku tetap bisa merasakan...
Share:

Tuesday, 12 December 2017

Perempuan Itu

"Disarankan untuk membaca Konspirasi Semesta dan Matahari terlebih dahulu" Ketika berusia 20, perempuan itu menyadari ada keganjilan dalam dirinya. Suatu hari, perempuan itu mengetahui  bahwa hidupnya terancam duka sebab matahari di dalam dadanya hanya tinggal sebesar bola mata. Perempuan itu...
Share:

Konspirasi Semesta dan Matahari

Kala malam menyambut, ditengah riuh sesak candaan teman-teman lelakimu. Kau memilih untuk diam rebah didekatku. Sesak katamu, cukup sudah lelah sudah.  Kukira saat itu juga kau akan terlelap, tapi nyatanya mulutmu belum lelah berbicara. Kau mulai berbicara tentang konsep mengenai Tuhan. Yang menurutmu...
Share:

Saturday, 9 December 2017

The Power Of Malang

Sulit sekali mencari kehangatan abadi di Kota Batu. Setiap saat selalu ada hawa dingin yang menusuk. Tak mengenal pagi dan malam, yang tak diundang-pun akan tetap datang. Mungkin ada beberapa solusi untuk menghangatkan badan. Meskipun hanya sebentar. Apalagi kalo bukan makanan khas Malang: Bakso. Memang...
Share:

Thursday, 7 December 2017

Mengadili Persepsi

Entah mengapa malam ini terasa begitu berbeda. Apakah karena aku memikirkan sesuatu. Ntahlah, tak perlu menjawab, sebab isinya ada dalam kepalaku sendiri. Aku yang duduk disamping jendela cafe tepat menghadap ke arah semesta dan ditemani secangkir kopi hitam dingin. Kopi hitam yang banyak mengandung...
Share:

Friday, 1 December 2017

Tentang Aku

Aku yang harus kehilangan orang yang melahirkanku ketika makan masih disuapi. Aku yang harus meninggalkan rumah kala jati diri tumbuh menjadi dewasa. Aku yang harus mengatur debar untuk bangun kali pertama dan kesekian kalinya. Aku yang harus berkali-kali mengatur nafas hanya demi keluarnya...
Share: